Artikel

Home > Artikel
 

 

Cara Menggunakan Google Maps Secara Offline


Diposting : 2014-09-01 oleh : WebHozz


Google Maps merupakan salah satu fitur yang sangat berguna. Terlebih lagi pada versi paling barunya, Google Maps menghadirkan fitur Offline Mode. Dengan fitur baru tersebut akan membuat Google Maps semakin berguna untuk keperluan sehari-hari.

Offline Mode tersebut memungkinkan Anda baik pengguna iOS ataupun Android untuk mengakses Maps tanpa harus menggunakan koneksi internet. Dan bagi Anda yang belum tahu cara menggunakannya kali ini ada sedikit tips cara menggunakan Google Maps secara offline.

Jelas yang pertama Anda harus memiliki Google Maps versi paling baru, jika sudah memilikinya tidak ada salahnya Anda cek terlebih dahulu apakah membutuhkan update atau tidak.

gm2

Dan apabila Anda sudah melakukan update maka langkah selanjutnya adalah buka Google Maps Anda. Kemudian tekan “profil icon” yang letaknya ada di samping “search bar”. Lalu geser ke halaman paling bawah dan di situ Anda akan menemukan Offline Maps.

gm3

Nah, untuk menyimpan sebuah peta yang Anda inginkan terdiri dari dua cara. Dimana untuk cara yang pertama adalah melalui menu “Setting”. Sedangkan yang kedua adalah dengan mengetik “OK Maps” pada search bar setiap kali menampilkan sebuah peta.

Jika Anda sudah melakukan aktivasi pada penyimpanan Maps, tahapan selanjutnya Anda bisa melakukan zoom in atau zoom out. Dan yang terakhir simpanlah peta tersebut pada perangkat Android atau iOS Anda untuk digunakan lagi nantinya.

gm4

 

Perlu Anda ingat bahwa cara menggunakan Google Maps secara offline dengan menyimpan sebuah peta hanya mampu bertahan hingga waktu 30 hari saja di smartphone Anda. Dan kemungkinan besar setelah 30 hari aplikasi akan menghapus peta yang sudah Anda simpan tersebut.

Sumber : http://www.webhozz.com/blog/977/




Tag : kursus android, kursus web, kursus web design, kursus php, kursus website, lenovo, woocommerce, windows, excel, xampp, php, mysql, twitter, analytic, adwords, google, maps, seo, jquery, slider, browser, game, transition, animation, whatsapp, desktop, wireframe, desain, vps, css, aplikasi, html, javascript, captcha, form, kode, kaskus, autoscroll, codeigniter, processor, bootstrap, ios, wordpress, div, span, lollypop, background, marquee, behaviour, plugin, chaton, bitcoin, opencart, payment, post, get, tooltip, button, silverlight, webmaster, phonegap, facebook, html5, swicth, sass, bbm, alert, mvc, fungsi, mobile, loading, nokia, template, traffic, laravel, yii, jquerymobile, blogger, adobe, baidu, hosting, font, server, input, sticky, menu, tokoonline, prestashop, joomla, java, yahoo, angular, microsoft, responsive, generator, visitor, counter, flatdesign, kursus web design jakarta, kursus web design bandung, kursus website bandung, kursus php bandung, kursus android bandung, kursus java bandung, kursus web bandung, Aplikasi Ramadhan, Cara Membuat Website, Tempat Kursus Website Bandung, Manfaat Internet, Menggunakan Wireframe Web, multikolom, horizontal, ym, toko online, controllers, optimalisasi, landing page, DOM, multikolom, horizontal, ym, toko online, controllers, optimalisasi, landing page, DOM, kursus web jogja, kursus website jogja, kursus web design jogja, kursus web programming jogja, kursus php jogja, kursus android jogja, kursus android programming jogja, kursus java jogja, kursus webmaster jogja, kursus codeigniter jogja, kursus wordpress jogja, kursus seo jogja, kursus vb jogja, kursus sql server jogja, kursus game jogja, kursus website jakarta, kursus web design jakarta, kursus web programming jakarta, kursus webmaster jakarta, kursus php jakarta, kursus wordpress jakarta, kursus android jakarta, kursus seo jakarta, kursus java jakarta, kursus sql server jakarta, framework cordova, mengenal framework cordova, apa itu cordova, membuat aplikasi android dengan cordova, cordova android, aplikasi hybrid android, cordova vs phonegap, Kursus Website Surabaya, Kursus Web Design Surabaya, Kursus Webmaster Surabaya, Kursus PHP Surabaya, Kursus Wordpress Surabaya ,